Hari/Tanggal : Rabu, 1 November 2023
Kelas : 4A
Mapel : Matematika & Bahasa Indonesia
Capaian Penbelajaran Matematika :
Geometri. Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segi empat, segitiga, segi banyak).
1.1 Mengidentifikasi segi banyak beraturan dan tidak beraturan berdasarkan sifat-sifatnya
👉Capaian Penbelajaran Bahasa Indonesia :
Tujuan Pembelajaran (TP) Bahasa Indonesia:
2.1 Mampu memahami perbedaan paragraf deskriptif dan paragraf argumentasi
Jenis-jenis segi empat adalah kotak atau persegi, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang.
Persegi
Persegi panjang adalah jenis segi empat yang memiliki dua pasang sisi berhadapan dan empat sudut siku-siku. Sifat-sifat persegi panjang adalah:
Ø 1.Memiliki dua pasang sisi sejajar (AB//CD dan AD//BC)
Ø Memiliki dua garis diagonal AC dan BD yang sama panjang.
Ø Perpotongan setiap diagonal dari diagonal dalam 90°.
Ø Setiap ukuran sudut adalah 90°.
Ø Memiliki empat sisi yang sama, yaitu AB=BC=CD=AD.
Ø Perpotongan diagonalnya saling tegak lurus.
Jajar Genjang
jajar genjang adalah segi empat dengan dua pasang sisi yang berhadapan sejajar. Sifat-sifat jajar genjang adalah:
Ø Memiliki dua pasang sisi sejajar (AB//CD dan AD//BC)
Ø Pasangan sisi yang sejajar sama panjang (AB = CD dan AD = BC)
Ø Dua sudut yang berdekatan jumlahnya 180° ((∠A + ∠B = ∠B + ∠C = ∠C + ∠D = ∠D + ∠A = 180°)
Ø Diagonalnya membagi dua bagian dengan luas yang sama. Kedua diagonalnya tidak sama panjang.
Trapesium
Trapesium adalah jenis segi empat yang sepasang sisinya sejajar, memiliki alas, atap, dan juga dua kaki. Trapesium terbagi menjadi dua yaitu trapesium siku-siku dan trapesium sama kaki. Sifat trapesium siku-siku:
Ø Memiliki dua sudut siku-siku (∠A = ∠D = 90°)
Sifat trapesium sama kaki:
Ø Memiliki kaki sama panjang (AD = BC)
Ø Memiliki dua diagonal yang sama panjang (AC = BD)
Pasangan sudut pada alas dan atas sama besar (∠A = ∠B dan ∠C = ∠D)
Materi Bahasa Indonesia
Gagasan pokok adalah ide utama yang terdapat di dalam suatu teks bacaan. Istilah lain dari gagasan pokok yaitu gagasan utama, pokok pikiran, atau ide pokok.
Gagasan pokok berfungsi untuk memberikan ide awal tentang suatu teks bacaan, sehingga pembaca lebih mudah memahami teks.
Sedangkan gagasan pendukung adalah ide-ide tambahan yang menjelaskan dan mendukung gagasan pokok dalam sebuah paragraf.
Gagasan Pokok Bacaan 'Pawai Budaya'
1. Paragraf 1
Gagasan pokok paragraf pertama dalam teks bacaan 'Pawai Budaya' terdapat pada kalimat utamanya.
Adapun kalimat utama paragraf pertama yaitu "Pawai Budaya sangat menarik bagi warga Kampung Babakan."
Maka, gagasan pokok paragraf pertama adalah Pawai Budaya menarik perhatian warga Kampung Babakan.
2. Paragraf 2
Adapun kalimat utama paragraf kedua yaitu "Budaya Maluku sangat unik dan menarik."
Maka, gagasan pokok paragraf kedua adalah Pawai Budaya juga menampilkan budaya Maluku yang menarik.
3. Paragraf 3
Adapun kalimat utama paragraf ketiga yaitu "Budaya Bali terkenal karena bunyi musiknya yang berbeda."
Maka, gagasan pokok paragraf ketiga adalah Pawai Budaya memperkenalkan budaya Bali yang menarik.
4. Paragraf 4
Adapun kalimat utama paragraf keempat yaitu "Budaya Toraja sangat menarik untuk dipelajari."
Maka, gagasan pokok paragraf keempat adalah Pawai Budaya juga memperkenalkan budaya Toraja yang menarik.
5. Paragraf 5
Adapun kalimat utama paragraf kelima yaitu "Kebudayaan Indonesia memang sangat beragam. Kaya dan mengagumkan."
Maka, gagasan pokok paragraf keempat adalah Pawai Budaya berfungsi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia.
Yuk kita simak video nya.
Nah sekarang semoga bisa lebih dipahami yan nak apa itu gagasan pokok dan gagasan pendukung.
Tugas !!!
Bacalah teks di halaman 78 dan temukan gagasan pokok dan gagasan pendukung pada setiap paragrafnya.